«

»

Nov 30

ENERGI GEOTHERMAL – Era Baru Energi Terbarukan?

Oleh:

Goldwin Caesar Situngkir

Mahasiswa Teknik Elektro dan Teknologi Informasi

Sistem Tenaga Listrik

2010

Bumi sangat kaya akan sumber daya geothermal (panas bumi). Energi geothermal dikirim ke permukaan dengan cara pergerakan magma, pergerakan tektonik, konduksi panas batuan, transportasi fluida, dan lain-lain, melalui fenomena-fenomena geologi. Berjuta-juta tahun lalu, energi geothermal hanya digunakan sebagai pemandian air panas. Sekarang, energi geothermal mulai dieksploitasi untuk pembangkitan dan berbagai keperluan lain yang membutuhkan banyak energi. Tentu hal ini akan sangat baik mengingat energi geotermal merupakan salah satu jenis energi terbarukan.

Energi geothermal dapat digunakan langsung dengan mengaplikasikan panasnya atau digunakan sebagai komponen dasar suatu pembangkit listrik. Aplikasi penggunaan langsung energi geothermal dapat dilihat pada bidang seperti pertanian dan industri. Geotermal pun dapat digunakan sebagai komponen pembangkit listrik geothermal menggunakan air panas alami dan uap dari bumi untuk memutar generator turbin untuk menghasilkan listrik. Tidak seperti pembangkit berbahan fosil, tidak ada bahan bakar yang digunakan pada pembangkit ini.

Pembangkit listrik geothermal menghasilkan uap air tanpa ada emisi asap. Listrik geothermal dapat digunakan untuk base load power maupun peak load demand. Listrik geothermal telah menjadi bagian penting dari energi konvensional di dunia. Pembangkit listrik geothermal dapat dibagi menurut jenisnya seperti:

  • Pembangkit Listrik Uap Kering: yang paling simpel dan paling ekonomis, karena itu banyak¬† digunakan. cocok untuk lokasi dimana uap geothermalnya tidak bercampur dengan air.
  • Pembangkit Listrik Uap Flash: yang menjadikan sumber daya hyrdrothermal menjadi bentuk cair melalui teknologi flash. Cairan tersebut disemprotkan ke tangki flash, yang menahan uap bertekanan rendah sehingga menyebabkannya menjadi uap secara cepat. Uap tersebut melewati turbin yang di-couple dengan generator pada pembangkin uap kering. Untuk mencegah cairan geothermal dari dalam sumur, maka sumur tersebut dijaga bertekanan tinggi. Generator pembangkin uap flash berkisar dari 10MW hingga 55 MW; dan ukuran standar 20MW banyak digunakan di¬† beberapa Negara.
  • Pembangkit Listrik Siklus Biner yang digunakan di tempat yang sumber daya geothermalnya tidak cukup panas untuk menghasilkan uap, atau dimana sumber daya mengandung terlalu banyak bahan kimia sehingga tidak murni lagi.

 

Dengan banyaknya sumber geothermal yang tersedia, tentu mampu menjadi solusi ketergantungan akan sumber energi fosil. Saat ini, skala dari industri geothermal masih kecil karena terbatasnya sumber geothermal bersuhu tinggi yang mudah dieksploitasi. Pengembangan harus difokuskan pada pemanfaatan pompa sumber panas bawah tanah yang bisa digunakan dengan baik untuk sumber geothermal bersuhu rendah. Energi geothermal dapat berkompetisi bila efisiensi pemanfaatan dan biaya dapat ditingkatkan.

Dalam pandangan tren masa depan, energi geothermal akan tetap tumbuh tinggi dibandingkan energi fosil untuk waktu yang lama, dan proporsi konsumsi energi akan meningkat. Energi geothermal adalah bentuk energi panas terpadu, yang dapat digunakan langsung tanpa konversi, lebih baik dari sumber energi terbarukan jenis lain. Dalam beberapa kasus, energi geothermal lebih mudah untuk digunakan, dan akan menjadi energi komplementer yang efektif untuk bentuk energi lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>